status saya sekarang sebagia mahasiswa disalah satu univertas negeri di palembang. jurusan akuntansi, disini saya memilih lajang dulu dari pada nikah sambil kuliah.
nama saya ebit ridwan. mungkin yang artinya kurang lebih, manusia yang diharapkan punya kreatifita tinggi dan punya keramahan seperti malaikat ridwan. malaikat penjaga surga.
ini adalah kisah-kisah dari kehidpun saya.kehidpun saya tidak bergitu sempurna seperti film-film amerika atau drama korea. terutama kisah cinta saya. disini saya hanya bercerita tentang kehidupan sehari-hari: baik itu seru, menjenuhkan , sesuatu yang lucu tapi menyakitkan, atau kegagalan kegagalan..
memang kisah hidup saya tak seperti , pangeran atau pahlawan yang seperti novel atau sastra. ini tentang saya , manusia yang mungkin hanya sebagian orang mengingatnya didalam pikiran mereka. yang mungkin mengingat saya saja, sudag jadi beban memori mereka, karena mungkin terlalu banyak kenangan yang akan ada, jika mengenal saya.
ini salah satu foto saya sebelum saya membaca artikel bahwa foto dengan bergaya seperti ini jadi bahan tertawaan sebagian orang yang mengakui diri mereka anti-alay. padahal saya pikir otak mereka lah yang sulit menerima perbedaan, atau otak mereka udah g' bisa menerima perbedaan karna kempuan analisis dan pembagain strukturnya udah karatan. lebih bego dari orang buta warna ketika dipaksa melihar perbedaan warna..atau orang mata minus ( seperti saya) dipaksa nglihat tulisan kayak semut dari kejauhan 1 mil. ( kecuali pakai teropong super canggih )
.
memang kisah hidup saya tak seperti , pangeran atau pahlawan yang seperti novel atau sastra. ini tentang saya , manusia yang mungkin hanya sebagian orang mengingatnya didalam pikiran mereka. yang mungkin mengingat saya saja, sudag jadi beban memori mereka, karena mungkin terlalu banyak kenangan yang akan ada, jika mengenal saya.
ini salah satu foto saya sebelum saya membaca artikel bahwa foto dengan bergaya seperti ini jadi bahan tertawaan sebagian orang yang mengakui diri mereka anti-alay. padahal saya pikir otak mereka lah yang sulit menerima perbedaan, atau otak mereka udah g' bisa menerima perbedaan karna kempuan analisis dan pembagain strukturnya udah karatan. lebih bego dari orang buta warna ketika dipaksa melihar perbedaan warna..atau orang mata minus ( seperti saya) dipaksa nglihat tulisan kayak semut dari kejauhan 1 mil. ( kecuali pakai teropong super canggih )
.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar